Langsung ke konten utama

MASIH RAGU NULIS ARTIKEL JURNAL?

 Ulalaa...
Apa kabar kesayangan?

Akhirnya ada topik yang bisa aku tulis untuk ngeramein blog ini setelah berbulan-bulan sepi kek kuburan, hehe..

Okaay, judulnya sepertinya sudah cukup menggambarkan isi artikel kali ini ya, Mans..
Yes, bener banget. Aku pengen berbagi sedikit bahan belajar yang kudapat di kegiatan Penyusunan Jurnal Pendidikan BBGP Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh BBGP Provinsi Jawa Tengah pada Juni 2024 lalu. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan menghasilkan jurnal ilmiah kepada guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, penilik, pamong, dan tenaga fungsional tertentu. 

Dalam kegiatan ini, kami dibekali pengetahuan yang cukup lengkap mengenai penulisan artikel ilmiah dalam jurnal. Man-temans pasti sudah tidak asing lagi dengan publikasi ilmiah ya. Laporan tertulis yang diterbitkan dan berisi paparan hasil penelitian atau pengkajian yang dilakukan seseorang atau tim sesuai kaidah dan etika keilmuan inilah yang disebut publikasi ilmiah. Publikasi ini biasanya dilakukan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, meningkatkan prestasi dan reputasi institusi, mengembangkan IPTEK, maupun sebagai bentuk aktualisasi diri. Kira-kira, yang mana nih tujuan Man-temans dalam melakukan publikasi ilmiah?

Nah, dalam kegiatan ini, ditekankan pentingnya Man-temans mempublikasikan tulisannya dalam jurnal yang bereputasi. Alasannya? Agar hasil tulisan teman-teman dapat diakses kembali kapan dan dimana saja. Selain Google Scholar, kira-kira dimana lagi bisa kita simpan tulisan kita? Iyupss bener genks, bisa di Sinta, Neliti, Scopus, Garuda, DOAJ, dan masih banyak lagi ya..

Next, artikel hasil penelitian apa saja yang bisa kita publikasikan? Setidaknya ada 8 jenis penelitian yang bisa mans buat, yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), Penelitian Kualitatif, Penelitian Kuantitatif, Penelitian Mixed Method, Studi Kasus, Research and Development (R n D), dan Design Based Research (DBR). Man-temans udah punya yang mana nih? Siapin yuk untuk dibuat artikelnya!

Jreng jreng! Ini dia materi utamanya. Cara membuat artikel jurnal yang sesuai dengan kaidah dan etika keilmuan. Ada anatomi dalam artikel jurnal yang ditulis, Anatominya disingkat IMRaD. Apa coba? wkwk 
Ups hampir lupa,,,, jadi sebelum Man-temans menulis artikelnya, pastikan dulu sudah memiliki hasil penelitian yang sudah disebutkan diparagraf sebelumnya ya. Jadi bisa tinggal comot-comot ajahh.

I = Introduction

Bagian pertama dalam artikel disebut introduction. Dalam bagian ini, kalian bisa menuliskan tentang apa yang telah diketahui secara umum, gambaran umum dari permasalahan yang akan Mans-temans angkat. Lalu, sajikan apa yang menjadi kesenjangan, lalu bagaimana dan mengapa perlu mengisi kesenjangan tersebut. Hal ini lah yang menjadi tujuan atau hipotesis dalam artikel yang akan ditulis. Uplek-uplek aja bagian latar belakang penelitianmu deh.. 

M = Methods

Bagian kedua adalah method, yang berisi deskripsi dan penjelasan mengenai desain penelitian, pengumpulan data, metode dan prosedur, sampel dan instrumen penelitian yang digunakan. Jelaskan secara singkat bagian ini sesuai dengan data utama kalian ya.. Jadi, cukup ambil dari dokumen hasil penelitian yang sudah kalian susun sebelumnya. Bisa dari PTK, PTS, dan sebagainya.

R = Result

Bagian result tentunya ya mencantumkan hasil penelitian yang sudah Man-temans dapatkan. Langsung saja ambil dari dokumen hasil penelitian. Cantumkan secara jelas hasil penelitiannya, jika memungkinkan, gunakan tabel atau gambar untuk penguatnya. Perjelas juga pada bagian statistik atau hasil kualitatifnya. 

Di bagian ini juga perlu dituliskan interpretasi dari hasil penelitiannya yang disesuaikan dengan hipotesis yang telah dibuat sebelumnya. Perlu juga Mans mencantumkan perbandingan hasil penelitian dengan literatur yang ada, baik itu yang senada maupun yang berseberangan. Terakhir, tuliskan diskusi implikasi dari hasil penelitian Mans-temans.

and

D = Discussion

Di bagian akhir, yakni discussion, yang ditulis adalah ringkasan paling signifikan dari hasil penelitiannya. Lalu tuliskan dan jelaskan bagaimana hasil penelitiannya selaras atau berbeda dengan penelitian yang ada sebelumnya. Tuliskan juga mengenai bagaimana hasil penelitian ini dapat berkontribusi atau mungkin berseberangan dengan teori yang ada. Lebih lengkap, tuliskan bagaimana hasil penelitian bisa diaplikasikan untuk peningkatan kualitas pendidikan, 

Selain hal-hal di atas, perlu juga Mans menulis kekurangan pada penelitian yang telah dilakukan dan kendala yang dihadapi dalam melakukan penelitian tersebut, sehingga Mans bisa mencantumkan saran bagi penulis atau peneliti selanjutnya, berdasarkan kekurangan atau keterbatasan dan hambatan yang telah diidentifikasi sebelumnya.

Nah itu tadi gambaran bagaimana menuliskan artikel jurnal, berdasar penelitian yang telah Man-temans lakukan sebelumnya. Tapi, perlu juga diperhatikan gaya selingkung penulisan artikel sesuai dengan permintaan jurnalnya ya. Tiap jurnal memiliki gaya penulisan sendiri yang berbeda dengan jurnal lainnya. Jadi, ini perlu diperhatikan sebelum mengirimkan artikel ke salah satu jurnal.

Nah, kalau Man-temans ingin mencoba mengirim hasil artikel yang telah disusun ke jurnal yang gratis, bisa tuh dikirim ke Jurnalnya BBGP Jateng. Namanya Education Transformation. Sabilah dicari lewat Google hehehe.. Tapi, sebagai informasi saja, jurnal ini masih baru ya genks, jadi belum ber-Sinta hohoho... Untuk gaya selingkungnya seperti apa, langsung meluncur ke websitenya ajah yaaa...

That's all.. 
Jadi, kapan kalian mo coba nulis?
Kata temenku, jangan takut nulis,, kamu ga akan tahu kalau ga kamu coba... 
Kalau ada yang belum jelas,, boleh atuh kita diskusi,,, tinggalin catatan di komentar yak! :) 

See ya in the next page,, Mua Muaaa💋




Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW BUKU MAHAKURAWA

"Bagaimana jika para penjahat dibiarkan bercerita?" Halo, 2025! 😁 Setelah hening sejak Agustus lalu, sepertinya harus hidup2in lagi halaman ini... Sejak awal tahun, aku belum ada pengalaman dan pelatihan baru, jadi tahun ini aku awali dengan review buku yang udah aku baca (di tahun yang lalu).  Yuhuuu, kita mulai ulasan untuk buku pertama, yaitu Mahakurawa. Kurawa, yang sudah viral dengan ke-antagonis-annya, keburukannya, dan kebanyakannya (apaan sih). Bala Kurawa, yang identik sebagai tokoh-tokoh jahat, diceritakan dengan sudut cerita yang berbeda dan berlawanan dalam buku ini.  Buku Mahakurawa dikarang oleh Anand Neelakantan, seorang  novelis, kolumnis, penulis skenario, dan pembicara publik India yang sudah menghasilkan banyak karya fiksi mitologi. FYI, Pak Anand ini juga nulis buku Rahwana yang menceritakan kisah Ramayana tentunya dari sudut pandang saingannya Mas Rama. Lanjut, buku Mahakurawa terdiri dari dua jilid buku, dengan Jilid 1 Cakra Manggilingan, dan sekuel...

REVIEW BUKU ANIMAL FARM

Hula... Pernah ga sih temen-temen baca buku yang awalnya seperti dongeng anak, tapi lama-lama kerasa berat dan relate dengan kehidupan manusia? Apa kabar man-teman? Kali ini aku ingin membahas salah satu buku keren karya George Orwell yang berjudul Animal Farm. Dari judulnya, sudah bikin penasaran, ditambah gambar covernya yang menggambarkan babi imut nan kyut. Hahaha.. Sebelum masuk ke isi bukunya, aku informasikan dulu ya, buku ini terbit pertama kali tanggal 17 Agustus 1945 lho. Meski demikian, teman-teman tetap bisa mencari bukunya di toko buku atau market place. Buku ini merupakan novel pendek gaya fabel yang menggambarkan kehidupan sekelompok hewan di sebuah peternakan. Menariknya, latar dalam cerita ini ditulis berdasarkan peristiwa nyata, sehingga tulisannya lebih bersifat mengkritik sistem politik yang pernah terjadi. Baiklah, mari kita mulai membahas isinyaaaa... Awal dari cerita ini ditulis dengan sederhana, dengan menceritakan kehidupan sekelompok hewan peternakan yang mera...

Review Eye Mask LANBENA

 Hai... Pada kesempatan kali ini, aku mau mereview masker mata LANBENA varian Hyaluronic Acid warna biru.  Produk ini made in China ya girls,, dan diimpor serta didistribusikan  oleh PT JNR Sosial Indonesia. Komposisinya agak banyak, dan aku yg awam soal bahan2 beginian agak bingung juga..    Untuk isinya, seperti karet bening kebiruan. Dengan jumlah 30 pasang /60 pcs. Dikemas dengan tutup double, spatula, dan berisi cairan yang melembabkan.  Review pemakaian: Ketika pertama kali aku pakai, langsung cekit cekit perih dan panas girls... 😭😭😭 Tapi ketika ibuk aku yang pakai, fine fine aja..  Hiks sepertinya ada bahan yang ga cocok dikulit wajahku...  Selama memaksa memakai, efeknya baru menyegarkan saja. Lembab sedikit, tp jangan tanya gimana mata pandaku wkwk. Aku cuma coba pakai 3x..  Setelah itu menyerah karena panas dan perihnya...  Aku beli seharga 30k di official store LANBENA di shoppe dgn harga promo girls..  Ini termasuk ey...